Diagenesis kimiawi dalam batuan silisiklastik

Definisi
Perubahan kimiawi mineral penyusun batuan sedimen silisiklastik.

Penyebab
Reaksi kimia untuk mencapai kesetimbangan antara mineral dengan air dalam pori-pori batuan karena pertambahan suhu dan tekanan

Mekanisme
Batuan silisiklastik terendapkan dan kemudian tertimbun, lalu seiring pertambahan timbunan sediment di atas dan pertambahan gradien geothermal, suhu yang mengenai batuan itu meningkat. Peningkatan suhu menyebabkan reaksi antara mineral dengan air yang terjebak dalam pori-pori batuan.

Eodiagenesis
Diagenesis terjadi di dekat permukaan (eodiagenesis). Penyebaran eodiagenesis dikontrol oleh facies endapan sedimen, iklim, komposisi butir batuan dan perubahan muka air laut relatif. Contoh eodiagenesis di lingkungan darat/kontinental adalah pelarutan silika, pembentukan kaolinit, smektit, kalkrit dan dolokrit. Sedangkan di lingkungan transisi dan laut, eodiagenesis yang penting adalah presipitasi karbonat, opal mikro-kuarsa, silikat besi (seperti glaukonit, berthierine dan nontronite), sulfida dan zeolit. Evolusi eodiagenesis sedimen transisi dan laut mungkin dapat diprediksi dengan menggunakan konsep stratigrafi sikuen.

Mesodiagenesis
Mesodiagenesis terjadi saat suhu dan tekanan meningkat. Tidak ada batasan yang jelas antara kapan eodiagenesis berhenti dan kapan mesodiagenesis mulai, tapi patokan dapat dibuat misalnya jika suhu > 70 C dan kedalaman penimbunan > 2000 m, yang kebetulan sama dengan mulai terbentuknya semen silika, reaksi perubahan mineral lempung dan alterasi material organik. Contoh mesodiagenesis yang penting adalah albitisasi feldspar, perubahan smektit dan kaolinit menjadi illit dan khlorit, perubahan kaolinit menjadi dickit, sementasi oleh semen kuarsa dan semen karbonat.

Telodiagenesis
Terjadi jika batuan terangkat dan air meteoric (hujan) masuk ke pori-pori batuan menyebabkan kaolinitisasi dan pelarutan semen karbonat. Berlangsung kira-kira 10-100 m di bawah permukaan tanah.

Disadur dari:

S. Morad, J.M. Ketzer and L.F. De Rosa, 2000, Spatial and temporal distribution of diagenetic alterations in siliciclastic rocks: implication for mass transfer in sedimentary basins, Sedimentology, 47 (Suppl. 1), 95-120