Detail Waktu Geologi

Kambrium

 

kambrium sendiri berumur dari 543 juta tahun yang lalu sampai 490 juta tahun yang lalu bercirikan mulai munculnya benua amerika utara, eropa, Siberia, china, dan super-super Gondwanaland di belahan bumi utara, pantalasa yang diisi dengan benua-benua tersebut muncul dengan melimpah organism laut berupa invertebrata,  iklim yang terjadi pada kambrium awal adalah dingin namun seiring dengan berjalannya kambrium suhu sudah semakin hangat, ini yang membuat laut-laut sangat nyaman ditempati para spesies untuk hidup, daratan tetap dalam fase pembentukan, dan daratan kala itu masih sangat tandus, yang mengakibatkan tidak adanya tumbuhan atau hewan yang menempati daratan

 

Ordovisium 

adalah periode kedua dari Era Paleozoikum. Batuan Ordovisium pertama kali ditemukan di Wales, sehingga namanya berasal dari suku bangsa yang pernah tinggal di daerah dimana batu tersebut ditemukan. Ordovisium dimulai sekitar 490 juta tahun yang lalu dan berlangsung selama sekitar 47 juta tahun.

Benua Gondwanaland
Gondwana adalah sebuah superbenua besar selama Zaman Ordovisi. Berisikan benua modern Australia, Afrika, Eropa Selatan, Antartika dan Amerika Selatan. Selama Masa Ordovisium, Gondwana secara bertahap bergerak menuju Kutub Selatan hingga menutupi kutub pada akhir periode. Sebagian besar Gondwana ditutupi oleh air selama Ordovisium.

Benua-Amerika Utara dan Eropa
Benua Modern Amerika Utara, Eropa Barat dan Eropa Utara terletak di daerah  tropis atau dekat pada khatulistiwa. Banyak lahan terkadang ditutupi dengan air dan terkadang tidak. Menjelang akhir Zaman Ordovisi lebih dari tanah itu keluar dari air.Hal ini disebabkan perubahan iklim bumi.

Iklim
Selama bagian pertama dari Ordovisium iklim cukup hangat. Benua tersebut terangkat dan benua-benua bergerak ke sekitar. Ketika Gondwana berhenti gerakannya sampai Kutub Selatan, gletser terbentuk. Hal ini menyebabkan permukaan laut menurun dan iklim berubah. Perubahan ini menyebabkan kepunahan massal pada akhir Zaman Ordovisi.

Kehidupan Di Laut Ordovisium
Kehidupan primer masih ditemukan di dalam laut, tapi ada lebih banyak spesies yang berbeda dari periode sebelumnya. 

 

 

Silurian 

 

Mengikuti Zaman Ordovisi di Era Paleozoikum. Ini dimulai sekitar 443 juta tahun yang lalu dan berlangsung selama 26 juta tahun.

Iklim jauh lebih hangat selama Periode Silur. Hal ini menyebabkan gletser mencair dan permukaan laut naik. Meskipun permukaan laut naik, ada tempat di mana benua perlahan-lahan naik juga. Hal ini disebabkan gunung terbangun sebagai akibat pelat kontinental bertabrakan.Di tempat ini laut menjauh dari pantai atau menguap dari daerah dangkal. Dan meninggalkan deposit garam. Tanaman yang hidup di air pesisir harus beradaptasi dengan kehidupan di darat atau mati. Tentu saja, laut dangkal yang hangat membuat kondisi yang baik bagi kehidupan lautuntuk tumbuh. Spesies yang selamat dari kepunahan massal pada akhir Zaman Ordovisi membentuk cabang dan berkembang menjadi variasi baru

 

Devonian

 

Devonian dari Era Paleozoikum berlangsung dari 417 juta tahun yang lalusampai 354 juta tahun lalu. Dinamai menurut daerah Devon, Inggris di mana batu pasir merah tua dari Devon pertama kali dipelajari. Pada zaman ini samudra menyempit sementara, benua Gondwana menutupiEropa, Amerika Utara, dan Greenland. Benua yang terletak begitu dekat dengan khatulistiwa berarti bahwa iklim benua pada periode Devon adalah hangat. Suhu hangat membuat hidup di darat sangat baik untuk tanaman. 

 

Carbonian

 

Carbon yang berumur dari 354 juta tahun yang lalu sampai 290 juta tahun yang lalu. Super benua Gondwanaland berada di kawasan kutub selatan dan mengalami proses pengesan yang kuat. Menjelang akhir periode karbon benua Gondwanaland bergerak ke utara dan kemudian bertumbukan dengan benua laurasia dan membentuk rangkaian pegunungan Hercynide. Gunung-gunung tidak memiliki tumbuhan yang menutupinya. Selama musim hujan dalam jumlah besar batuan permukaan tercuci dan tertransportasi ke dataran banjir dan delta.

Permian

 

Periode Permian merupakan periode final dari Era Paleozoikum. Ini dimulai sekitar 290 juta tahun yang lalu dan berlangsung hingga 248 juta tahun yang lalu. Kepunahan massal terbesar yang pernah terjadi di bumi terjadi pada akhir periode 42-juta tahun. Namanya berasal dari daerah barat-tengah Rusia disebut Oblast Perm.

 

Pangea sudah terbentuk
Untuk sebagian besar dari Permian, kehidupan di Bumi hamper sama seperti di di Karbon. Namun Suhu yang lebih dingin karena benua Pangea bergerak keutara. Pegunungan yang terbentuk sebagai superbenua Pangaea dipindahkan. Ketika benua Siberia bertabrakan kedalam bagian utara Laurasia, Pangea selesai. Pegunungan Ural didorong oleh tabrakan ini.

 

 

Trias

Trias yang dalam geologi disebut sebagai awal baru karena munculnya banyak organisme baru, yang selama paleozoik kehidupan banyak di laut, namun pada periode awal mesozoik ini sudah banyak kehidupan di daratan. Disini adalah awal munculnya berbagai jenis reptil di muka bumi. Dimulai sekitar 248 juta tahun yang lalu, setelah kepunahan massal yang membawa akhir Periode Permian. Ini berlangsung sekitar 42 juta tahun. Periode Trias berakhir sekitar 206 juta tahun yang lalu. Memiliki iklim istimewa karena pada awal Trias, dataran itu semua bersama-sama dalam satu superbenua, Pangea, menduduki khatulistiwa, sehingga iklim benua pada periode trias yaitu hangat.

 

Jura

 

adalah suatu periode utama dalam skala waktu geologi yang berlangsung antara 199,6 ± 0,6 hingga 145,4 ± 4,0 juta tahun yang lalu, setelah periode Trias dan mendahului periode Kapur. Lapisan batuan yang mencirikan awal dan akhir periode ini teridentifikasi dengan baik, tapi waktu tepatnya tidak dapat dipastikan antara 5 hingga 10 juta tahun. Jura merupakan periode pertengahan era Mesozoikum, yang dikenal juga dengan “Zaman Dinosaurus“. Awal periode ini ditandai dengan peristiwa kepunahan Trias-Jura.

 

Pangea Berpisah
Pangea terus terpecah selama Jurassic. Hal ini disebabkan gunung berapi meletus di sepanjang lantai Laut Tethys dimana celah antara benua dimulai.

Terbangunnya pegunungan Amerika Utara

Di sisi lautan Pangea, lempeng terus bertabrakan. Satu lempeng menunjam di bawah yang lain. Lipatan, pengangkatan dan letusan gunung berapi terjadi di sepanjang lempeng yang bergerak. Gunung-gunung yang membentang dari British Columbia, melaluiAmerika Utara dan ke Amerika Selatan mulai terbentuk selama Periode Jurassic.

 

Kapur

 

The Cretaceous Period is the final period of the Mesozoic Era. It covered the time span of 144 million years ago to 65 million years ago. There was a minor mass extinction at the end of the Jurassic Period that is the sign of the beginning of the Cretaceous.

 

The Continents During The Cretaceous

The changes to the continents continued in the Cretaceous Period. Laurasia and Gondwana continued to move apart. On the eastern side of Laurasia, the North Atlantic Ocean was formed. It covered the east coast of North America and most of western Europe.

 

The Break up of Gondwana

In Gondwana, South America and Africa broke apart. The ocean floor was spreading along a crack in the earth’s crust called a rift. This eventually led to the South Atlantic Ocean. Another rift on the eastern side of Africa caused a waterway between Africa and a body of land that contained modern Madagascar and India.

 

Rising Sea Levels

The rift between Africa and South America created a long chain of volcanic mountains underwater. These mountains grew as the Atlantic Ocean got wider. As these mountains grew they displaced a tremendous amount of water. So much in fact that the water level of the seas was about 100 meters higher than today. This caused many inland seas to form. In North America, an inland sea divided the continent across the plains of modern-day Canada and the United States all the way to the Arctic Ocean.

 

Sumber :

 

Tektonika, DR. T. O Simanjuntak

 

http://www.scribd.com/doc/85142153/11-PALEOGEOGRAFI

 

http://www.fossils-facts-and-finds.com/cretaceous_period.html