TANAH SEBAGAI SUMBER DAYA “Sumber Daya Secara Ilmu Alam maupun Ilmu Sosial”

PENDAHULUAN

Secara ilmu alam tanah sebagaimana yang kita ketahui adalah hasil pelapukan dari batuan yang sudah ada sebelumnya, didalam batuan itu banyak sekali unsur-unsur kimia tertentu yang bergabung membentuk suatu mineral tertentu. Seiring dengan waktu dan kondisi iklim yang berlaku di daerah tersebut maka tidak heran mineral itu akan lapuk menjadi tanah yang sesuai dengan mineral asalnya. Tanah tersusun atas berbagai komponen seperti air, udara, mineral (sebagai kandungan non-organik) dan jasad hidup maupun jasad mati. Tanah memiliki banyak jenis seperti contohnya Tanah laterit adalah tanah yang terbentuk dari bahan organik dengan daya serap mudah; Tanah gambut/organosol adalah tanah yang berasal dari sisa tumbuhan yang membusuk. Tanah ini terutama terdapat di daerah yang berawa-rawa; Tanah humus terdapat di daerah yang tanahnya tertutup vegetasi. Warnanya kehitam-hitaman. Secara ilmu sosial, tanah dapat dilihat sebagai sumber politik dan sumber ekonomi dari pihak yang berada/memiliki atasnya. Sumber daya itu sendiri adalah suatu input untuk dijadikan sebuah output melalui suatu proses atau transformasi/perubahan. Berbicara mengenai sumber daya tidak lepas dari masalah keekonomisan dari suatu output tersebut, walaupun suatu input (sumber daya) adalah sesuatu yang berharga namun apabila input tersebut tidak diubah menjadi suatu barang atau jasa maka tidak akan terjadinya suatu sumber daya yang ekonomis. Sumber daya perlu diseleksi karena dalam menghasilkan output tertentu, tentunya tidak semua input bisa dimasuk dalam proses transformasi merubah menjadi output. Sehingga perlu diseleksi agar menjadi efisien dan efektif. Tanah menurut berbagai disiplin ilmu adalah suatu sumberdaya alam non-hayati yang sangat penting untuk penunjang berbagai kegiatan dan kehidupan itu sendiri, yang diseleksi menurut keefisienan dan keefektifan tertentu.

PEMBAHASAN

Tanah dari segi ilmu sosial, adalah kekayaan nasional merupakan sarana dalam

menyelenggarakan seluruh aktivitas kehidupan rakyat dan mempunyai peranan yang

penting bagi kelangsungan hidup manusia, dalam hal ini setiap orang pasti memerlukan tanah, bukan hanya dalam menjalani hidup dan kehidupannya, untuk mati pun manusia masih memerlukan sebidang tanah. Dalam menjalani hidup, manusia bekerja diatas tanah dan dengan bekerja diatasnya manusia menghasilkan barang dan jasa diproduksi seperti berjualan, berdagang, kegiatan belajar mengajar, mengurusi urusan administrasi. Dan manusia memang dirancang untuk bekerja dengan kaki yang berjalan diatas tanah, tidak heran sedikit produktifitas yang terjadi diatas air, karena sangat sulit menjalankan aktifitas diatas air. Sehingga membuat tanah adalah suatu sumber daya yang pantas diperebutkan untuk penunjang kegiatan. Dari segi ilmu alam, sumber daya yang didapat dari tanah adalah :

Tanah laterit, dalam keadaan lembab, tanah laterit mudah dipotong dengan sekop menjadi bentuk-bentuk bata. Ketika terkena udara, laterit akan mulai mengeras karena kelembaban di antara partikel-partikel lempungnya menguap dan garam-garam besi membentuk struktur yang kaku sehingga rentan terhadap kondisi atmosfer. Humus memiliki kontribusi terbesar terhadap kebertahanan dan kesuburan tanah. Humus merupakan sumber makanan bagi tanaman dan akan berperan baik bagi pembentukan dan menjaga struktur tanah. Senyawa humus juga berperan dengan sangat memuaskan terutama dalam pengikatan bahan kimia toksik dalam tanah dan air. Selain itu humus dapat meningkatkan kapasitas kandungan air tanah, membantu dalam menahan pupuk anorganik larut-air, mencegah penggerusan tanah, menaikan aerasi tanah, dan juga dapat menaikkan fotokimia dekomposisi pestisida atau senyawa-senyawa organik toksik. Dengan demikian sudah selayaknya pupuk-pupuk organik yang kaya akan humus ini menggantikan peran dari pupuk-pupuk sintesis dalam menjaga kualitas tanah. Gambut itu lunak dan mudah untuk ditekan. Bila ditekan , kandungan air dalam gambut bisa dipaksa untuk keluar. Bila dikeringkan , gambut bisa digunakan sebagai bahan bakar sumber energi. Gambut adalah bahan akar penting dinegara negara dimana pohon langka seperti Irlandia dan Skotlandia, secara tradisional gambut digunakan untuk memasak dan pemanas rumah tangga . Secara modern, gambut dipanen dalam sekala industri dan dipakai untuk bahan bakar pembangkit listrik. Pembangkit listrik tenaga gambut terbesar ada di Finlandia (Toppila Power Station) sebesar 190 MW.

 

KESIMPULAN

Yang bisa ditarik dari pembahasan diatas adalah bahwa dalam tiap segmen penggunaan sumber daya tanah tersebut dibedakan atas penggunaan secara ilmu sosial dan secara ilmu alam. Sumber daya itu bisa dijadikan sebagai ranah untuk menyatakan kekuasaan, menambah kekayaan, dan bisa sebagai ladang bercocok tanam, dan ladang pertambangan untuk kemudian diubah sebagai barang yang efektif.

DAFTAR PUSTAKA

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka

Saleh, K. Wantjik. 1985.  Hak Anda Atas Tanah. Jakarta : Ghalia Indonesia

http://id.wikipedia.org/wiki/Gambut

http://id.wikipedia.org/wiki/Humus

http://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_alam

http://www.dephut.go.id

http://www.deptan.go.id